Kolaborasi SMP Pembangunan Lab. UNP dan  Pengabdian UNP Berdampak



 PADANG — Komitmen menuju sekolah ramah lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan terus ditunjukkan oleh SMP Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP). Sebagai sekolah pemenang predikat Adiwiyata Tingkat Nasional, SMP Pembangunan Laboratorium UNP tak pernah berhenti berbenah diri. Fokus utama pembenahan kali ini tertuju pada tata kelola sampah sekolah agar lebih profesional, sistematis, serta memiliki nilai guna dan nilai ekonomis yang lebih tinggi.

Untuk memperkuat komitmen tersebut, sekolah secara konsisten mengedukasi seluruh warga sekolah melalui penguatan tema “Selam Budaya”, yang berakronim dari “Selamatkan Alam, Selamatkan Budaya”. Semboyan ini memadukan nilai kesadaran ekologis dengan pemeliharaan nilai-nilai budaya luhur peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

 Demi mengaktualisasikan gagasan besar tersebut, SMP Pembangunan Laboratorium UNP menggandeng para akademisi handal melalui Program Pengabdian Masyarakat UNP Berdampak. Program berbasis riset terapan ini mengusung tajuk “A Sustainable Way Toward Future: Program Pengelolaan Sampah Sekolah Berbasis PKAP2 (Pendidikan Karakter dan Psikologi Perilaku)”.

 Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimotori oleh tim pakar multidisiplin UNP yang diketuai oleh Dr. Sri Arita, S.Pd., M.Pd.E., bersama anggota tim Affifah Nur Hasanah, S.Psi., M.A., dan Dr. Menik Kurnia Siwi, S.Pd., M.Pd. Melalui pendekatan kolaboratif PKAP2, tim akademisi mendampingi warga sekolah tidak hanya dari segi sarana dan teknis pengelolaan sampah, tetapi juga melalui intervensi psikologi perilaku (behavioral psychology) dan pembentukan karakter peduli lingkungan yang tertanam secara kuat dan berkelanjutan.

 Pendekatan ini berfokus pada pengubahan kebiasaan (habituation) seluruh komponen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan dalam memilah dan mengolah sampah dari sumbernya.

 Implementasi program ini memberikan dampak paling signifikan pada penanganan sampah organik. Keberadaan taman sekolah yang luas di sekeliling SMP Pembangunan Laboratorium UNP sebelumnya menyumbang volume dedaunan gugur yang cukup melimpah setiap harinya. Melalui program pendampingan UNP Berdampak, sampah daun gugur yang semula dianggap sebagai beban kebersihan kini diolah secara sistematis menjadi kompos berkualitas tinggi dan produk turunan berdaya guna lainnya.

 Kepala SMP Pembangunan Laboratorium UNP, Marlini T., M.Pd. menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh Tim Pengabdian UNP Berdampak atas dedikasi dan kontribusi nyatanya.

"Program pengelolaan sampah berbasis PKAP2 ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dan nyata bagi sekolah kami. Pengendalian sampah organik, khususnya dedaunan gugur dari taman sekolah yang tadinya menjadi tantangan kebersihan harian, kini dapat teratasi dengan sangat baik, terstruktur, dan bernilai guna. Ini bukan sekadar gerakan membersihkan sekolah, melainkan edukasi karakter yang membentuk perilaku hidup bersih dan hijau bagi seluruh siswa," ujar Kepala Sekolah.

 Melalui sinergi kuat antara SMP Pembangunan Laboratorium UNP dan Tim Pengabdian UNP Berdampak, terbukti tidak sekadar menjadi slogan visual semata. Kolaborasi ini menjadi model percontohan (pilot project) nyata bagaimana pendidikan karakter, pendekatan psikologi perilaku, dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan demi mewujudkan masa depan sekolah yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.


Tidak ada komentar

Gambar tema oleh RBFried. Diberdayakan oleh Blogger.