Sebagaimana buah dan sayuran lainnya, buah cabai yang telah dipanen masih melakukan kegiatan respirasi, transpirasi, dan fotosintesis. Hal tersebut menyebabkan buah cabai masih terus mengalami proses pemasakan sampai buah masak penuh. Oleh karena itu, buah cabai harus dipetik pada tingkat kemasakan yang tepat. Untuk pemasaran jarak jauh, sebaiknya buah dipetik saat masih berwarna kehitaman (tingkat kematangan 70%). Tujuannya agar cabai mencapai tingkat kemasakan optimal saat sampai di lokasi pemasaran. Untuk pasar lokal, pemanenan cabai dilakukan saat buah memiliki bobot maksimal dan warnanya merah menyala atau 80% masak. Panen buah yang masih muda menyebabkan buah cepat layu, mengurangi bobot buah, serta tidak bertahan lama dalam penyimpanan. Adapun pemanenan buah hijau dilakukan jika ada permintaan cabai hijau.

google+

linkedin

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama