Penulis : Marlini T, M.Pd

Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapakan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.
Sekolah adiwiyata, yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Tujuan program adiwiyata adalah menciptakan warga sekolah, khususnya peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan, sekaligus mendukung dan mewujudkan sumberdaya manusia yang memiliki karakter bangsa terhadap perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungannya dalam mencapai pembangunan berkelanjutan
Tujuan utama Program Adiwiyata adalah : menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan. Program Adiwiyata harus berdasarkan norma-norma Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.
SMP Pembangunan Laboratorium UNP merupakan salah satu sekolah di Kota Padang, yang telah berhasil mewujudkan sekolah adiwiyata dengan diterimanya penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi pada tahun 2016. Dengan keberhasilan ini, SMP Pembangunan Laboratorium UNP layak disandingkan dengan sekolah-sekolah lain di kota padang khususnya yang menyandang predikat yang sama. Sekolah telah berhasil menerapkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Berkaitan dengan diterimanya penghargaan adiwiyata tersebut ternyata banyak faktor yang harus dipersiapkan untuk menuju ke langkah berikutnya. Selain persiapan, menuju ke level program adiwiyata berikutnya, pelaksanaan program adiwiyata di SMP Pembangunan Laboratorium UNP juga dihadapi berbagai kendala dalam mewujudkan sekolah adiwiyata yang sesungguhnya.
Kendala yang paling dominan adalah kurangnya partisipasi aktif dari guru-guru, pegawai, maupun peserta didik. Kurangnya partisipasi dari para guru, mengakibatkan lambannya gerak pelaksaan program adiwiyata di sekolah ini. Fakta nyata yang bisa kita amati dengan kasat mata adalah; Masih kurang terbangunnya kesadaran peserta didik tentang pemeliharaan dan pengelolaan sampah. Hal ini terlihat pada masih terlihatnya sampah yang tercecer di dilingkungan sekolah dan di

lantai  beberapa kelas. Padahal keindahan dan kenyamanan kelas menjadi titik picu untuk tumbuh dan berkembangnya semangat peserta didik dalam mencapai prestasi yang lebih baik. Kurang berjalannya Pokja Bank sampah dan composting.
Guru adalah pilar utama atau ujung tombak pelaksanaan program adiwiyata. Jika guru tidak bergerak, maka sasaran tidakakan pernah bisa tercapai. Oleh sebab itu, partisipasi seluruh guru sangat diharapkan, demi terwujudnya cita-cita bersama, yakni terlaksananya program adiwiyata dengan nyata dan berkesinambungan.  Keterlibatan seluruh guru meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung Jawab yang diembankan di dalam pokja masing-masing.
Keterlibatan seorang guru ini menjadi sangat penting, karena guru adalah tokoh sentral dalam sekolah. Ia yang berhadapan langsung dengan peserta didik dalam rangka mencontohkan, membimbing, dan mengarahkan peserta didiknya tentang arti penting peranan lingkungan dalam kehidupan yang dikemas dalam nama; sekolah adiwiyata.
Sebagaimana telah dipahami bersama, bahwa program sekolah adiwiyata mengembangkan norma dasar, antara lain: kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian lingkungan hidup. Guru adalah pewaris utama yang bertanggung jawab langsung dalam hal penanaman karakter ini kepada seluruh peserta didiknya di sekolah sebagai bekal hidup mereka kelak.
Sedemikian pentingnya keberadaan guru terhadap pelaksanaan program adiwiyata di sekolah maka,    sesuai dengan prinsip utama dari program Adiwiyata yakni: (1) Partisipatif, artinya setiap kegiatan harus melibatkan seluruh warga sekolah mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi sesuai tugas dan tanggung jawab masing–masing; dan (2) Berkelanjutan, artinya seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus.
Dalam mencapai tujuan program adiwiyata terdapat empat komponen program yang menjadi satu kesatuan utuh dalam mencapai sekolah adiwiyata. Keempat komponen tersebut : (1) Pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, (2) Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, (3) Pengembangan kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan (4) Pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah berbudaya lingkungan seperti: hemat energi atau penggunaan energi alternatif, penghematan air, pengelolaan sampah, penggunaan pupuk organik.
Oleh sebab itu, peran aktif seluruh guru di SMP Pembangunan Laboratorium UNP dalam mencapai sekolah adiwiyata ini adalah mutlak. Tidak hanya berkolaborasi dalam kelompok kerja, secara pribadi guru juga perlu memberdayakan dirinya sendiri dalam rangka mewujudkan kebersinambungan pelaksaan program sekolah adiwiyata.
Upaya tersebut diharapkan tercermin pada perbaikan proses pembelajaran dan meningkatnya mutu pembelajaran yang tercermin pada:
1.    Peningkatan kesadaran siswa dalam hal pengelolaan sampah masing-masing individu.
2.    Meningkatnya pemahaman tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
3.    Meningkatkan kompetensi guru secara mandiri  ataupun berkelmpok dalam menyusun perangkat pembelajaran seperti silabus dan RPP berbasis adiwiyata.
4.    Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya.
5.    Meningkatkan penghematan sumber daya dan energi.
6.    Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah.
7.    Terciptanya kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
8.    Meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif dimasa yang akan datang.
9.    Menjadi tepat pemebelajaran bagi generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.

Semoga dengan berjalannya masa, dan mendekatnya kita pada program adiwiyata Tingkat Nasional, seluruh program dapat berjalan dengan baik, seiring dengan kesadaran dan kerelaan seluruh guru mengorbankan waktu dan tenaganya demi terwujudnya seluruh program adiwiyata yang telah kita sepakati dan demi masa depan generasi yang lebih baik.







google+

linkedin

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama